2012 ©feryarifian. Diberdayakan oleh Blogger.

Selasa, 01 Mei 2012

Apa itu Rumus Kimia?



Semua yang ada di sekitar kita merupakan suatu materi atau zat. Materi yang berada di alam semesta ini selalu mempunyai nama dan rumus kimia. Rumus kimia suatu zat menyatakan jenis dan jumlah relatif atom-atom yang terdapat dalam zat tersebut. Angka yang menyatakan jumlah atom suatu unsur dalam rumus kimia disebut Angka Indeks.

Atom merupakan partikel yerkecil dari suatu unsur yang masih mempunyai sifat-sifat unsur tersebut. Gagasan tentang atom, pertama kali dikemukakan oleh seorang ahli filsafat dari Yunani bernama Democritus pada abad ke-4 sebelum Masehi. Istilah atom berasal dari bahasa Yunani, yaitu atomos (a=tidak, tomos=terbagi) yang berarti tidak terbagi.
Penulisan rumus kimia sesuai dengan komposisi senyawa yang diperoleh berdasarkan percobaan. Rumus kimi suatu senyawa dapat terdiri atas satu jenis unsur atau lebih. Atom-atom unsur sejenis dapat bergabung membentuk suatu molekul unsur. Molekul unsur terdiri atas dua atom disebut Molekul Diatomik. Adapun molekul unsur yang terbentuk oleh lebih dari dua unsur disebut Molekul Poliatomik. Contoh materi di alam yang berbentuk molekul diatomik adalah gas oksigen dan gas nitrogen dengan rumus kimia O2 dan N2. Adapun contoh molekul poliatomik, yaitu uap fosfor dan uap belerang dengan rumus kimia P4 dan S8.
Atom-atom unsur yang berbeda jumlahnya, dapat bergabung membentuk suatu molekul senyawa. Sebagai contoh ialah suatu senyawa dengan rumus AxBy. Huruf A dan B menyatakan lambang unsur penyusun senyawa tersebut, sedangkan indeks x dan y menyatakan jumlah relatif atom A dan B dalam senyawa yang bersangkutan. Contoh senyawa di alam adalah air yang memiliki rumus kia H2O, yang artinya satu molekul air terdiri atas dua atom H dan satu atom O.
Rumus Kimia suatu zat dapat berupa Rumus Molekul dan Rumus Empiris.
1.   Rumus Molekul
Rumus Molekul adalah rumus kimia yang menyatakan jenis dan banyaknya atom sebenarnya dalam satu molekul zat dan dinyatakan dengan lambang unsur-unsurnya. Zat yang mempunyai rumus molekul ialah unsur atau senyawa yang partikel terkecilnya berupa molekul. Contohnya, rumus molekul air adalah H2O, yang artinya setipa molekul air terdiri atas dua atom H dan satu ataom O.

2.   Rumus Empiris
RumusEmpiris adalah rumus kimia suatu zat yang menyatakan jenis dan perbandingan paling sederhana dari atom-atom penyusunnya dalam molekul suatu zat. Rumus empiris digunakan untuk zat penyusunnya ion-ion atau gabungan ion yang strukturnya tidak pasti. Misalnya, garam dapur (natrium klorida) tersusun atas ion-ion natrium (Na) yang bermuatan positif dan ion klorida (Cl) yang bermuatan negatif dengan perbandingan 1 : 1. Jadi rumus kimia natrium klorida adalah NaCl. Penulisan rumus empiris digunakan untuk menyederhanakan rumus molekul yang bersar dan untuk menuliskan rumus kima senyawa ion.
Senyawa yang terdiri atas molekul-molekul juga memilki rumsu empiris. Perhatikan contohnya.
Contoh beberapa Rumus Empiris dan Rumus Molekul suatu Senyawa
Nama Senyawa
Rumus Molekul
Rumus Empiris
Etana
C2H4
CH2
Benzena
C6H6
CH
Butana
C4H10
C2H5
Air
H2O
H2O
Amonia
NH3
NH3
Jadi, semua senyawa mempunyai rumus empiris. Senyawa molekul mempunyai rumus molekul di samping rumus empiris. Sedangkan senyawa ion hanya memiliki rumus empiris saja. Rumus kimia beberapa senyawa ditunjukkan pada tabel dibawah ini.
Nama Senyawa
Rumus Kimia
Air
H2O
Amonia
NH3
Metana
CH4
Glukosa
C6H12O6
Natrium Klorida (garam dapur)
NaCl
Etena
CH2
Asam Cuka/ Asam Aseta
CH3COOH
Alkohol
C2H5OH
Asam Sulfat
H2SO4
Asam Klorida
HCl
Urea
CO(NH2)2
Soda
Na2CO3

Ditulis Oleh : Fery Arifian // 17.21
Kategori:

0 komentar:

Poskan Komentar